Pepatah ini sederhana saja,.. :”Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan serupia...
Pepatah ini sederhana saja,.. :”Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan serupiah demi serupiah , pada satnya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang; yaitu : bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil ,maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih , segaris senyum , sapaan ramah, atau pelukan bersahabat , adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namu dalam liputan kasih sayang , ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.
Begitu pula bila kita bersedia mengawasi setiap keburukan-keburukan kecil yang kita lakukan maka bukan tidak mungkin dalam hidup ini akan tercipta sesuatu yang jauh lebih indah,..
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang; yaitu : bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil ,maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih , segaris senyum , sapaan ramah, atau pelukan bersahabat , adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namu dalam liputan kasih sayang , ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.
Begitu pula bila kita bersedia mengawasi setiap keburukan-keburukan kecil yang kita lakukan maka bukan tidak mungkin dalam hidup ini akan tercipta sesuatu yang jauh lebih indah,..
COMMENTS