LUANGKANLAH WAKTU

Secara praktis, belajar tak lain adalah soal meluangkan waktu. Meluangkan waktu untuk apa? Mungkin, antara lain, ini: • Meluangkan waktu un...

Secara praktis, belajar tak lain adalah soal meluangkan waktu. Meluangkan waktu untuk apa? Mungkin, antara lain, ini:

• Meluangkan waktu untuk membaca, entah koran, majalah, brosur, leaflet, iklan, jurnal, artikel, buku, atau informasi yang bertaburan di internet, virtual world;
• Meluangkan waktu untuk menulis atau melukis, entah catatan harian, catatan penjualan, catatan keuangan, dan berbagai bentuk catatan lainnya, atau karya-karya tulis yang berbentuk fiksi seperti puisi, cerpen, cerbung, cergam, novel, kartun, maupun nonfiksi seperti artikel, dan buku;
• Meluangkan waktu untuk bergaul, berkomunikasi, bersosialisasi, mendengarkan, berbicara, dan berbagai bentuk hubungan antarmanusia lainnya;
• Meluangkan waktu untuk berpikir dan merenung;
• Meluangkan waktu untuk bermain, bersenda gurau dan tertawa riang;
• Meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan hati sesuai minat (hobi);
• Meluangkan waktu untuk mengerjakan sesuatu yang memberikan keuntungan komersial;
• Dan seterusnya.


Dalam pengamatan saya, sebagian besar anggota masyarakat --terutama diperkotaan, lebih lebih di kota metropolitan-- hanya "meluangkan waktu" untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang memberikan nafkah hidup sehari-hari. Pergi pagi pulang petang telah menjadi kebiasaan sebagian besar orang. Jam kerja kantoran umumnya berkisar antara pukul 08.00 - 16.00 WIB atau 09.00 - 17.00 WIB. Toko-toko, supermarket, mal-mal, dan pusat-pusat bisnis mengikuti irama rutin yang demikian itu. Tentu ada beberapa pengecualian, misalnya jam kerja pegawai negeri yang "fleksibel" dan "aturable" (bisa diatur). Atau jam kerja para praktisi di dunia persekolahan, mulai tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Juga para pelaku teleworking (kerja jarak jauh) yang mengandalkan teknologi dalam bekerja mencari nafkah. Dan para pekerja modern yang menganut konsep kerja dengan format small office home office (SOHO).

Karena sebagian besar anggota masyarakat secara sadar atau pun kurang disadari telah memutuskan untuk meluangkan waktu guna bekerja mencari nafkah hidup, maka cukup banyak yang akhirnya malah kehilangan waktu luang untuk melakukan berbagai aktivitas lainnya. Di tengah tekanan kebutuhan hidup yang terus berkembang mengikuti irama konsumtivisme, beban kerja cenderung bertambah besar dan menuntut lebih banyak waktu.

Target-target produksi dan penjualan, misalnya, tak pernah direncanakan untuk turun atau berkurang, tetapi selalu meningkat dari waktu ke waktu. Standar-standar yang digunakan untuk mengukur performance atau kinerja kaum profesional di kantor kantor konvensional maupun modern, terus meningkat dan wajib dipenuhi jika para pekerja itu mengharapkan promosi atau kenaikan gaji di atas angka-angka inflasi.Apa yang masih tersisa di luar waktu kerja yang semakin padat itu? Nyaris tak ada.Sebagian besar pekerja berangkat ke kantor pagi-pagi sekali dan pulang ke rumah selepas magrib, dengan kondisi tubuh kelelahan kehabisan energi. Bagi keluarga yang kedua pasangannya bekerja, waktu luang untuk keluarga mungkin harus diupayakan di akhir minggu, itu pun kalau tak ada tugas tambahan, jadwal piket, dan berbagai aktivitas lembur lainnya. Bagi mereka yang bekerja di pusat-pusat pembelanjaan, akhir minggu justru menjadi hari-hari yang makin berat dan melelahkan.

Pola hidup yang terkungkung oleh pekerjaan guna menopang nafkah hidup keluarga yang demikian membuat sebagian besar orang telah kehilangan hobi, tak ada lagi waktu luang untuk melakukan kegiatan demi kesenangan hati semata-mata. Hiburan yang masih tersisa mungkin hanyalah menonton televisi di rumah, yang programnya sudah diatur oleh "pihak ketiga" yang diberi "kuasa" untuk menjejali dan mengindoktrinasi" pikiran yang lelah.

Syukur-syukur masih bisa berkaraoke atau mendengarkan musik pilihan sendiri di rumah. Lebih bersyukur lagi kalau suasana rumah cukup tenang dan tidak berhimpithimpitan karena banyaknya anggota keluarga di lahan yang sempit. Kalau sempat berakhir pekan dengan keluarga ke tempat-tempat hiburan, itu sudah boleh dianggap kemewahan bagi sebagian besar orang kota.

Hilangnya waktu luang adalah fenomena dunia pasca modern ini. Dan bila belajar secara praktis berarti meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang diminati guna mengembangkan potensi diri dan kehidupan sosial, emosional, mental, dan spiritual yang sehat, maka boleh jadi banyak orang tak pernah lagi belajar secara sungguh-sungguh sejak mulai bekerja mencari nafkah hidup.

Pengetahuan tidak bertambah. Keterampilan tidak berkembang. Kecuali untuk hal hal yang bertalian langsung dengan nafkah hidup, dimensi-dimensi kehidupan di luar pekerjaan telah koma, atau bahkan mati suri. Rutinitas telah menganiaya kreativitas, karena tidak ada waktu untuk mencoba hal-hal baru. Hidup tak lagi warna-warni dan indah seperti pelangi, tetapi hitam putih monoton dan membosankan. Masih untung kalau nafkah hidup keluarga tercukupi, tak harus sampai gali lubang tutup lubang alias hutang sana sini. Namun, sekali pun kaya raya tak mungkin sejahtera bila tak ada waktu untuk menikmati kekayaan itu bersama orang-orang tercinta.

Bagaimana keluar dari jebakan rutinitas tanpa makna yang menggejala dalam kehidupan masyarakat dewasa ini? Saya tak punya jawaban pasti. Masalahnya begitu kompleks dan saling kait mengait satu dengan lainnya. Namun mungkin perlu dipertimbangkan untuk kembali mengatur waktu luang. Jangan hanya meluangkan waktu untuk mencari nafkah, luangkanlah waktu luang untuk belajar, untukmengembangkan minat, untuk merenungi dan mencari makna hidup, untuk mengejarjawaban pertanyaan eksistensial seperti "mau jadi manusia macam apa saya nanti?"

Jadi, belajarlah meluangkan waktu luang untuk belajar, berekreasi, menciptakan kembali kehidupan yang benar-benar hidup dan bukan asal hidup. Apakah saran ini berlebihan?

COMMENTS

Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content